Analisis Penerapan Audit Berbasis Teknologi Dalam Mendeteksi Fraud Pada Era Transformasi Digital

Authors

  • Mohammad Firmansyah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon image/svg+xml

Keywords:

audit berbasis teknologi, deteksi fraud, transformasi digital, kecerdasan buatan, continuous auditing

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap audit secara fundamental, menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru dalam pendeteksian kecurangan (fraud). Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana penerapan audit berbasis teknologi meliputi kecerdasan buatan (artificial intelligence), analitik data (data analytics, blockchain, robotic proses automation (RPA), dan continuous auditing berkontribusi dalam mendeteksi fraud di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis terhadap 23 artikel, penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi audit mampu meningkatkan akurasi deteksi fraud hingga 73% dibandingkan audit konversional. Temuan juga mengidentifikasi tiga hambatan utama implementasi di Indonesia: keterbatasan infrastruktur digital, resistensi sumber daya manusia, dan belum harmonisnya regulasi teknis, Novelty penelitian ini terletak pada Pembangunan kerangka analitis integrative yang menghubungkan efektivitas teknologi audit dengan konteks regulasi Indonesia (OJK dan POJK), sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang kontekstual. Implikasi praktis mencakup perlunya standarlisasi kompetensi auditor digital dan penguatan kolaborasi antara regulator, perguruan tinggi, dan praktisi audit.

References

Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2022). Report to the nations: Global study on occupational fraud and abuse. ACFE. https://acfepublic.s3.us-west-2.amazonaws.com/2022+Report+to+the+Nations.pdf

Barra, R., & Ruggeri, K. (2021). Machine learning in auditing: Evidence from Italian banking institutions. International Journal of Accounting Information Systems, 43, 100–115. https://doi.org/10.1016/j.accinf.2021.100534

BPK RI. (2023). Laporan hasil pemeriksaan atas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Cressey, D. R. (1953). Other people's money: A study in the social psychology of embezzlement. Free Press.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

DiMaggio, P. J., & Powell, W. W. (1983). The iron cage revisited: Institutional isomorphism and collective rationality in organizational fields. American Sociological Review, 48(2), 147–160.

Hidayah, N., Triyuwono, I., & Mulawarman, A. D. (2023). Implementasi data analytics dalam audit internal perbankan syariah: Studi kasus Bank Syariah Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(1), 45–62. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2023.14.1.04

Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2023). Survei kesiapan digital kantor akuntan publik Indonesia 2023. IAPI Press.

International Federation of Accountants (IFAC). (2021). Audit data standards: Facilitating the use of technology in the audit. IFAC. https://www.ifac.org/system/files/publications/files/IAASB-Audit-Data-Standards.pdf

Jans, M., Alles, M., & Vasarhelyi, M. (2020). Process mining of event logs in auditing: Opportunities and challenges. Journal of Emerging Technologies in Accounting, 17(1), 1–18. https://doi.org/10.2308/jeta-52356

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (2023). Statistik penanganan tindak pidana korupsi 2019–2023. KPK. https://www.kpk.go.id/id/statistik

Kusuma, H., & Wijaya, A. R. (2022). Kesiapan kantor akuntan publik Indonesia menghadapi era digital: Survei nasional. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 19(2), 178–196. https://doi.org/10.21002/jaki.2022.10

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2019). Peraturan OJK Nomor 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank. OJK.

Pratama, B. C., Suharman, H., & Zaman, B. (2023). Evaluasi implementasi continuous auditing pada BPK RI: Efisiensi dan efektivitas pemeriksaan keuangan negara. Jurnal Tata Kelola & Akuntabilitas Keuangan Negara, 9(1), 23–42. https://doi.org/10.28986/jtaken.v9i1.678

PPATK. (2024). Laporan tahunan 2024: Tren tindak pidana pencucian uang dan fraud keuangan di Indonesia. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Rahayu, S. K., & Santoso, B. (2022). Potensi blockchain dalam audit trail perbankan syariah Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 13(2), 211–229. https://doi.org/10.20885/jei.vol13.iss2.art6

Rezaee, Z., & Wang, J. (2019). Relevance of big data to forensic accounting practice and education. Managerial Auditing Journal, 34(3), 268–288. https://doi.org/10.1108/MAJ-08-2017-1633

Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207–222.

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.

Widodo, A. S., & Pertiwi, R. D. (2023). Tantangan harmonisasi standar audit dalam era digitalisasi: Perspektif auditor independen di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(3), 305–322. https://doi.org/10.17509/jrak.v11i3.55832

Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The fraud diamond: Considering the four elements of fraud. The CPA Journal, 74(12), 38–42.

Downloads

Published

2026-05-27

How to Cite

Analisis Penerapan Audit Berbasis Teknologi Dalam Mendeteksi Fraud Pada Era Transformasi Digital. (2026). At-Tajir: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 3(2). https://ejournal.alkifayahriau.ac.id/attajir/article/view/821

Similar Articles

1-10 of 32

You may also start an advanced similarity search for this article.